2. Bab | Membaca “Bismillah” Untuk Wudlu’

.

.

.

■ Hadits No. 226:

 

 Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW., Ia bersabda: “Tidak ada sembahyang bagi orang yang tidak berwudlu’, dan tidak ada wudlu’ bagi orang yang tidak menyebut nama Alloh ta’ala atasnya“. (HR Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

 ___________________

.

■ Hadits No. 227:

 

Dan bagi Imam Ahmad, dan Ibnu Majah dari hadits Sa’id bin Zaid dan Abi Sa’id, seperti itu juga.Tetapi hadits itu semuanya, di dalam sanad-sanadnya, ada pembicaraan yang hampir bersamaan. Dan Al Bukhari mengatakan: Sebaik-baik hadits di dalam persoalan ini adalah hadits Rabbah bin Abdirrahman, yakni hadits Sa’id bin Zaid. Dan Ishaq bin Rahawaih ditanya: Manakah hadits tentang membaca “Bismillah” ini yang lebih shahih? Kemudian ia menyebutkan hadits Sa’id.

 ___________________

.

 .

          Dan Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqallani berkata: Keseluruhan hadits-hadits itu menjadi kuat, yang menunjukkan, bahwa dalam persoalan ini ada dasarnya.

          Syarih rahimahullah berkata: Hadits-hadits ini menunjukkan wajibnya membaca Bismillah di dalam wudlu’. Dan yang berpendapat wajib dan fardlunya membaca Bismillah ini ialah Ulama-ulama ahli bait, Zhahiriyah, Ishaq dan salah satu dari dua riwayat Imam Ahmad dan Hanbal. Tetapi mereka berselisih pendapat tentang apakah membaca Bismillah itu merupakan suatu fardlu secara mutlak ataukah hanya untuk orang yang ingat saja. Dan Al Baihaqi beralasan atas tidak wajibnya Bismillah itu dengan hadits:

  • “Tidaklah sempurna sembahyang salah seorang di antara kamu, sehingga ia menyempurnakan wudlu’nya sebagaimana yang diperintahkan oleh Alloh.”

Sedang orang yang berpendapat atas wajibnya, membaca Bismillah bagi orang yang ingat saja, adalah beralasan dengan hadits:

  • “Barangsiapa wudlu’, dan menyebut nama Alloh, maka ia berarti telah mensucikan seluruh badannya, dan barang siapa wudlu’ tidak, menyebut nama Alloh, maka ia berarti mensucikan anggota-anggota wudlu’nya saja.”(HR Dara Quthni dan Al Baihaqi).

Selesai dengan ringkas. █

.

 BAB-BAB SIFAT WUDLU’ (FARDLU DAN SUNNATNYA)

POSTING | 60 | Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: