7. Bab | Mencari Tanah Yang Lembut Dan Yang Dilarang Untuk Ditempati Buang Air

.

.

.

.

• Hadits No. 135 :

Dari Abu Musa, ia berkata: Rosululloh SAW. menuju ke suatu tempat yang rendah ke sebelah dinding, lalu buang air kecil dan bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu buang air kecil, maka carilah tanah yang lembut, karena (untuk menjaga) buang air kecilnya. “. (HR Ahmad dan Abu Dawud. )

.

• Hadits No. 136 :

Dan dari Qatadah dari Abdillah bin Sarjas, ia berkata: Rosululloh SAW. melarang buang air kecil di lubang binatang. Mereka bertanya kepada Qatadah: Mengapa dilarang buang air kecil di dalam lubang? la menjawab: “Karena dikatakan, lubang-lubang itu adalah tempat jin“. (HR Ahmad, Nasa’i, dan Abu Dawu’d)

.

• Hadits No. 137 :

Dan dari Abi Hurairah ra. , bahwa Nabi SAW. bersabda: “Takutlah kamu akan dua pelaknat! ” Mereka bertanya: Apa dua laknat itu ya Rasululloh? la menjawab: “ (Yaitu) orang yang buang kotoran di jalan manusia atau di tempat berteduh mereka”. (HR Ahmad , Muslim dan Nasa’i)

.

• Hadits No. 138 :

Dan dari Abi Sa’id al Hinyari dari Muadz bin Jabal, ia berkata: Rosululloh SAW. bersabda: “ Takutlah kamu tiga perkara pelaknat (yaitu): buang kotoran di mata air, di tengah jalan, dan di tempat berteduh. ” ( HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ibnu Majah berkata: Hadits ini Mursal *).

* ) Hadits Mursal, Disebut juga hadits yang dikirim. Yaitu hadits yang diriwayatkan oleh para Tabi’in dari Nabi Muhammad SAW tanpa menyebutkan sahabat tempat menerima hadits itu. Untuk Pembahasan lebih lanjut tentang Hadits Mursal :

.
• Hadits No. 139 :

Dan dari Abdillah bin Mughaffal, dari Nabi SAW. , ia bersabda: “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kamu buang air kecil di tempat mandinya kemudian berwudlu’ di dalamnya, karena kebanyakan gangguan itu datangnya dari itu. “(HR Imam yang lima, tetapi perkataan “Kemudian wudlu’ di dalamnya” itu, adalah bagi Imam Ahmad dan Abu Dawud saja)

.

• Hadits No. 140 :

Dan dari Jabir dari Nabi SAW. , bahwa Nabi SAW. melarang buang air kecil di air yang tenang. (HR Ahmad, Muslim dan Ibnu Majah)

.

———-Perkataan “Apabila salah seorang di antara kamu buang air kecil , dst”. itu, Syarih berkata: Hadis ini menunjukkan, bahwa sesungguhnya seyogyanya bagi orang yang hendak buang air, agar menuju tempat yang lunak untuk menjaga, dari percikan buang air kecil tersebut. Dan perkataan “Ia melarang buang air kecil di lubang” itu, menunjukkan, dilarangnya buang air kecil di dalam lubang yang didiami serangga dan binatang-binatang buas.

———-Dan perkataan “takutlah dua pelaknat” itu, Al Khatthabi berkata: Yang dimaksud dua pelaknat, yaitu dua perkara yang menyebabkan datangnya laknat, karena sesungguhnya orang yang berbuat dua perkara itu dilaknat dan dicaci (orang). Syarih berkata: Hadits ini menunjukkan haramnya buang kotoran di jalan-jalan manusia dan tempat pemberhentian mereka, karena berbuat yang demikian itu berarti mengganggu orang-orang Islam, yaitu menyebabkan najisnya orang yang lewat di situ dan menyebabkan tempat itu berbau busuk dan kotor.

———-Dan perkataan “Takutlah tiga pelaknat” itu, Syarih rohimahulloh berkata: Hadits ini menunjukkan atas larangan buang air di mata air, tempat pernberhentian manusia, dan di tengah jalan, karena hal itu mengganggu orang-orang Islam.
———-Dan perkataan “Janganlah salah seorang di antara kamu buang air kecil di tempat mandinya kemudian ia berwudlu’ di dalamnya” itu, syarih berkata: Hadis ini menunjukkan atas larangan buang air kecil di tempat mandi, karena bekasnya itu tetap ada. Dan apabila air itu mengalir di tempat buang air kecil itu lalu terpercik ke badan orang yang mandi, maka ia selalu menghayalkan hal itu dan menimbulkan was-was. Dan dikatakan, apabila buang air kecil itu mempunyai tempat pembuangan, maka tidak dilarang.

.
POSTING-37/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: