4. Bab | Menjauh Dan Bertabir Ketika Buang Air Di Tempat Terbuka.

.

.

.


Hadits No. 124 :

Dari Jabir, ia berkata: Kami keluar bersarna Nabi SAW. dalam suatu perjalanan, maka tidaklah ia datang ke lapangan (untuk buang air) kecuali mesti ia sembunyi, kemudian ia tidak terlihat. (HR Ibnu Majah).


Hadits No. 125 :

Dan bagi Abu Dawud (dikatakan): Adalah Ia apabila hendak buang air, maka ia pergi sehingga tidak seorangpun melihatnya.


Hadits No. 126 :

Dan dari Abdillah bin Ja’far, ia berkata: Tabir yang paling disukai oleh Nabi SAW. ketika buang air, adalah tempat yang tinggi, atau rumpun pohon kurma. (HR Ahmad, Muslim, dan Ibnu Majah)


Hadits No. 127 :

Dan dari Abu Hurairah dari Nabi SAW., ia berkata: “Barangsiapa buang air, maka bertabirlah, maka kalau tidak menemukan selain harus menghimpun tumpukan pasir, maka hendaknya ia membelakang, karena sesungguhnya syetan bermain di tempat-tempat duduk manusia. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh baik, dan barangsiapa tidak berbuat, maka tidak dosa.” (HR Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

,

.
.

Syarih berkata: Al baraaz, dengan di fat-hah ba’ -nya, adalah sebagai kata kiasan untuk hajat manusia (buang air), sebagaimana lafadz ghaith dan khala’.

Dan hadis ini menunjukkan diperintahkannya orang yang buang air itu menjauh. Perkataan “hadaf” adalah setiap tempat yang tinggi, baik berupa bangunan, atau bukit pasir, atau gunung.

Dan hadis ini menunjukkan dianjurkannya orang yang menunaikan hajatnya agar bertabir dengan sesuatu yang dapat menghalangi pandangan orang lain yang juga dalam keadaan demikian █

.
POSTING-34/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: