3. Bab | Larangan Berbicara Bagi Orang Yang Buang Air

.

.

.


Hadits No. 122 :

.

Dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki lewat, sedangkan Rasululloh SAW. sedang buang air kecil, lalu ia memberi salam kepada Rasululloh SAW. , tetapi ia tidak menjawabnya. (HR Jama’ah kecuali Bukhari)


Hadits No. 123 :

.

Dan dari Abi Sa’id, ia berkata: Aku mendengar Nabi SAW. bersabda.: “Janganlah dua orang laki-laki keluar buang air dengan membuka auratnya sambil bercakap-cakap, karena sesungguhnya Alloh murka atas yang demikian itu. “. (HR Ahmad Abu Dawud dan Ibnu Majah)

.
.

 

Hadits ini ditambah oleh Abu Dawud, bahwa Nabi SAW. tayammum, lalu menjawab salam kepada laki-laki itu.

Dan dalam satu riwayat, bahwa sesungguhnya laki-laki itu telah datang kepada Nabi SAW. sedangkan ia sedang buang air kecil, kemudian ia memberi salam atasnya, tetapi Nabi SAW. tidak menjawabnya, sehingga ia wudlu’ kemudian ia menyampaikan alasan kepadanya, yaitu: “Sesungguhnya aku tidak suka menyebut ‘Alloh‘- melainkan dalam keadaan suci.

Perkataan “Janganlah dua orang laki-laki keluar dst. ” itu, syarih rahimahulloh berkata: Hadis ini menunjukkan atas wajibnya menutup aurat dan meninggalkan bicara, karena alasan-alasan akan mendapatkan kemurkaan Allah itu menunjukkan atas haramnya pekerjaan tersebut.

Syarih berkata: Hadis ini menunjukkan tidak disukainya menyebut nama “Alloh” pada waktu buang air, sekalipun menyebutnya itu wajib seperti menjawab salam.

.
POSTING-33/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: