11. Bab | Orang Islam Itu Tidak Najis Sebab Mati, Tidak Juga Rambutnya, Dan Anggota-anggota Badan lainnya bila Terpisah

.

.
Telah terdahulu sabda Nabi SAW. : “Orang Islam itu tidak najis.. “; dan itu umum, baik dalam keadaan hidup atau mati.

Hadits No. 69:

Bukhari dan Ibnu Abbas ra. berkata: “Orang Islam itu tidak najis dalam keadaan hidup atau mati.

Hadits No. 70:

Dan dari Anas bin Malik, bahwa. Nabi SAW. ketika melempar jamrah, menyembelih kurbannya dan mencukur, maka tukang cukur memegang bagian kepalanya sebelah kanan lalu mencukurnya, kemudian Nabi SAW.. memanggil Abi Thalhah al Anshari, kemudian Nabi memberikan (rambut) kepada Abi Thalhah. Lalu tukang cukur itu memegang bagian kepalanya sebelah kiri, kemudian Nabi bersabda: “Cukurlah! ” Lalu ia mencukurnya. Kemudian Nabi SAW. memberikan (rambut)nya kepada Abi Thalhah, dan bersabda: “Bagi-bagikanlah di antara orang-orang”. HR Ahmad, Bukhari dan Muslim.

Hadits No. 71:

Dari Anas, ia berkata: “Tatkala Rasul saw. berkehendak agar tukang bekam mencukur kepalanya, maka mulailah Abi Thalhah mengambil rambut (dari) sebelah kepalanya dengan tangannya, lalu Abi Thalhah mengambil rambutnya, kemudian oleh Abi Thalhah diberikan kepada Umi Sulaim”. Abi Thalhah berkata: “Lalu Umi Sulaim mencampurkannya (rambut itu) ke dalam minyak wangi. HR Ahmad..

Hadits No. 72:

Dari Anas bin Malik, bahwa Umi Sulaim pernah menggelarkan tikar untuk Nabi SAW. , kemudian Nabi tidur siang (qailulah) di sisinya di atas tikar itu, setelah ia bangun maka Umi Sulaim mengambil keringat Nabi SAW. dan rambutnya, lalu dikumpulkannya di dalam botol, kemudian dimasukkan kedalam minyak wangi. Ia berkata: “Maka setelah hampir datang ajal kepada Anas bin Malik, ia berwasiat, agar diletakkan di dalam minyak harumnya. HR Bukhari.

Hadits No. 73:

Dan di dalam Hadist perdamaian Hudaibiyah dari riwayat Miswar bin Makhramah dan Marwan bin Hakam, bahwa Urwah bin Mas’ud berdiri di sisi Rasul SAW. , dan sungguh Ia (Rasul SAW. ,) menyaksikan apa yang diperbuat oleh sahabat-sahabatnya, dan tidaklah Ia Rasul SAW. , meludahkan ludahnya kecuali mesti mereka merebutnya, dan tidaklah jatuh sedikit rambutnya kecuali mesti mereka mengambilnya. HR Ahmad.

Hadits No. 74

Dari Usman bin Adullah bin Mauhab, ia berkata: “Aku diutus oleh keluargaku kepada Umi Salamah membawa sebuah gelas air “, lalu Umi Salamah membawa genta dari perak yang di dalamnya ada rambut Nabi SAW. Apabila ada orang yang terkena penyakit ain atau sesuatu, maka ia mengutus kepada Umi Salamah dengan membawa wadah, kemudian Umi Salamah mengocok genta itu lalu seseorang tersebut minum daripadanya. Maka aku melihat di dalam genta itu aku ketahuinya rambut-rambut yang merah. HR Bukhari.

Hadits No. 75

Dari Abdillah bin Zaid, dan ia adalah muadzin, bahwa ia menyaksikan Nabi SAW. di tempat penyembelihan bersama dengan seorang laki-laki dari Quraisyi, ketika Nabi SAW. membagi-bagikan daging kurban, tetapi, Abdullah dan kawan-kawannya itu tidak mendapat apa-apa, kemudian Rasul SAW. mencukurkan rambutnya, dengan ditampung dalam pakaiannya, kemudian ia memberikan rambutnya kepadanya, dan Nabi SAW. membagi-bagikannya kepada sababat-sahabat lain. Dan ia (Nabi) nemotong kuku-kuku nya kemudian memberikannya kepada kawan Abdulloh. Ia berkata Dan sesungguhnya rambutnya menurut kami adalah disemir dengan inai dan kattan (Semacam Inai yang warnanya coklat kehitam-hitaman).

_____Perkataantukang cukur itu memegang kepalanya sebelah kanan, kemudian mencukurnya, lalu memanggil Abi Thalhah al Anshari dst. ” itu, Nawawi berkata, dalam hadis ini ada anjuran:

  1. Memulai dengan sebelah kanan dari kepala orang yang dicukur, dan itu adalah pendapat Jumhur
  2. Menunjukkan sucinya rambut manusia
  3. Adanya tabarruk dengan rambut Nabi saw.
  4. Menunjukkan adanya tolong menolong di kalangan sahabat Nabi saw. dengan pemberian dan hadiah.

Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqallani berkata, Dan hadis ini menunjukkan, bahwa dalam tolong-menolong tidak mesti harus sama. Dan juga hadis ini menunjukkan, adanya pelimpahan wewenang kepada orang yang mengurus pembagian terhadap orang lain.

POSTING-20/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: