8. Bab| Tentang Madzi


Hadits No. 56:

Dari Sahl bin Hunaif, ia berkata: “Aku mengeluarkan madzi dengan sangat dan payah, dan aku sering mandi karenanya”, maka aku menyampaikan hal itu kepada Rasul SAW. , lalu ia bersabda: “ Sebenarnya cukup bagimu wudlu’ karena itu”. Kemudian aku bertanya: Bagaimana tentang air madzi*) yang mengenai pakaianku? beliau menjawab: “Cukup bagimu mengambil air setapak tangan, lalu kamu percikkan pada pakaianmu yang kamu duga terkena oleh madzi itu”. HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi, dan Tirmidzi berkata: “Hadis ini Hasan-Shahih.

Hadits No. 57:

Dan (hadis itu) juga diriwayatkan oleh Al Atsram dengan lafadz sebagai berikut : ia mengatakan: “Aku mengeluarkan madzi dengan payah “, kemudian aku datang kepada Nabi SAW, lalu aku terangkan hal itu kepadanya, maka sabdanya: ” Cukuplah bagimu air sebanyak dua tapak tangan, lalu kamu percikkan padanya”.

Hadits No. 58:

Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata: Aku adalah laki-laki yang sering keluar madzi, tapi aku malu bertanya kepada Rasul SAW. , lalu aku memerintahkan Miqdad bin Al Aswad, kemudian ia bertanya kepada Nabi SAW. , lalu. Ia menjawab: “baginya adalah wudlu’ HR Bukhari dan Muslim.

Hadits No. 59:

Dan bagi Muslim (dikatakan): “Hendaklah ia mencuci kemaluannya dan berwudlu’.

Hadits No. 60:

Dan bagi Ahmad dan Abi Dawud (dikatakan): “Hendaklah ia mencuci dzakarnya dan kedua pelirnya, dan berwudlu’.

Hadits No. 61:

Dari Abdullah bin Sa’d, ia berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasul SAW. tentang air (Yang keluar) sesudah air (kencing) ”, maka Rasul menjawab: “Itu adalah madzi, dan setiap laki-laki mengeluarkan madzi, maka cucilah daripadanya, kemaluanmu dan kedua buah pelirmu, dan wudlu’lah seperti wudlu’mu untuk sholat”. HR Abu Dawud.


_____Syarih Rahimahullah berkata: Hadis-hadis dalam bab ini dijadikan dalil, bahwa tidak wajib mandi sebab keluar madzi. Ibnu Hajar menyebutkan di dalam Fathul Bari: Pendapat itu sudah ijma’. Dan Hadis-hadis itu menunjukkan juga bahwa perintah wudlu’ karena keluar madzi itu adalah seperti perintah wudlu’ karena kencing, dan juga menunjukkan, bahwa dinyatakan air sebagai pencucinya, karena sabda Nabi SAW. “kafaa-an min maa-in” yakni air sebanyak satu tapak tangan.

*) Catatan :

Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket. Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan atau membayangkan jima’ atau ketika pasangan suami istri bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan foreplay/pemanasan). Air madzi keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak terasa). Air madzi dapat terjadi pada laki-laki dan wanita, meskipun pada umumnya lebih banyak terjadi pada wanita.

POSTING-17/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

2 responses to “8. Bab| Tentang Madzi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: