6. Bab | Memercik Kencing Anak Kecil Dengan Air Apabila Belum Makan Makanan

Hadits No. 45 :

Dari Ummi Qais binti Muhshan, sesungguhnya ia pernah datang menghadap Rasul SAW. dengan membawa seorang anak kecil yang belum makan (makanan), lalu ia kencing di pakaian Rasul SAW., lalu Nabi SAW. minta air, kemudian memercikkannya di atas pakaian itu dan tidak mencucinya. HR Jama’ah.

Hadits No. 46 :

Dan dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasul SAW. bersabda: “Kencing anak laki-laki yang masih menyusu, cukup diperciki (air) , dan kencing anak perempuan harus dicuci. Qatadah berkata: “Dan ini selama mereka belum makan, maka kalau mereka sudah makan, harus dicuci, baik laki-laki atau perempuan. ”. HR Ahmad dan Tirmidzi, dan Tirmidzi berkata: Hadis ini Hasan.

Hadits No. 47 :

Dan dari Aisyah, ia berkata: “Telah dibawa kepada Nabi SAW. seorang anak kecil yang sedang ia berinya makanan, kemudian anak itu mengencingi Nabi SAW. ”, lalu Nabi SAW. Menyusulinya dengan air. HR Bukhari.

Hadits No. 48 :

Dan demikian juga bagi , Ahmad, dan Ibnu Majah, dan Ibnu, Majah menambah: “, dan Nabi SAW. tidak mencucinya. , “

Hadits No. 49 :

Dan bagi Muslim (dikatakan): Adalah Nabi SAW., dibawa kepadanya, anak-anak, lalu ia mendo’akan kepada mereka, dan memberi makanan kepada mereka. Lalu dibawa kepadanya seorang anak, kemudian mengencinginya, lalu ia minta air, kemudian menuangkannya pada kencingnya dan ia tidak mencucinya.

Hadits No. 50 :

Dari Abu Samh, pelayan Rasul SAW. ia berkata: Nabi SAW. bersabda: “Kencing anak perempuan harus dicuci, dan kencing anak laki-laki cukup diperciki (air) “. HR Abu Dawud, Nasa’i dan Ibnu Majah.

Hadits No. 51 :

Dan dari Ummi Kurzin_Al Khuza’iyyah, ia berkata: “Pernah dibawa kepada Nabi SAW. seorang anak laki-laki, lalu mengencinginya kemudian Nabi SAW. memerintahkan (mengambil air) lalu dipercikkan-nya, dan pernah dibawa kepadanya seorang anak perempuan, lalu mengencinginya, kemudian ia memerintahkan (mengambil air) lalu dicucinya”. HR Ahmad.

Hadits No. 52 :

Dari Ummi Kurzin, sesunggunnya Nabi SAW. bersabda: “Kencing anak laki-laki itu (cukup) diperciki, sedang kencing anak perempuan (harus) dicuci. HR Ibnu Majah.

Hadits No. 53 :

Dan dari Ummul Fadli, yaitu Lubabah binti Al Harits, ia berkata: Husain: Husain bin Ali pernah kencing di pangkuan Nabi SAW., lalu aku berkata: “Ya Rasulullah, berikanlah pakaian itu padaku, dan gantilah pakaian yang lain, supaya aku mencucinya, maka Nabi SAW. ” bersabda: ” Sebenarnya kencing anak laki-laki itu hanya cukup diperciki, kencing anak perempuan harus dicuci. HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah.

Perkataan “Yang belum makan makanan” itu, syarih berkata: Yang dimaksud dengan makanan, adalah selain air susu yang diisapnya, kurma yang dimakannya, dan madu yang ditelankannya untuk pengobatan dan sebangsanya. Hadits-hadits dalam bab ini, dijadikan dalil , bahwa kencing anak laki-laki berbeda dengan kencing anak perempuan tentang , cara menggunakan air, dan semata-mata , memerciki, itu sudah cukup untuk , membersihkan kencing anak laki-laki. Selesai dengan ringkas.

POSTING-15/Sami’na Waato’na !.

About Imam Asy Syaukani

Himpunan Hadits-Hadits Hukum Lihat semua pos milik Imam Asy Syaukani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: